Rabu, 28 Oktober 2009

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERCATURAN POLITIK DI INDONESIA

DISUSUN OLEH:
HAFID REZANDO
KELAS XI. IA. 2




DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………….

DAFTAR ISI………………………………………………………………

KATA PENGANTAR…………………………………………………….

BAB I. PENDAHULUAN…………………………………………………
I. A. LATAR BELAKANG ……………………………………………
I. B. TUJUAN PENULISAN………………………………………….
I. C. MANFAAT PENULISAN……………………………………….

BAB II. ISI………………………………………………………………….
II A. APA ITU GLOBALISASI………………………………………...
II B. DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERCATURAN POLITIK DI INDONESIA………………………………………………………….
II C. LANGKAH LANGKAH YANG PERLU DIAMBIL INDONESIA DALAM MENGHADAPI DAMPAK GLOBALISASI ……………………….


BAB III. KESIMPULAN…………………………………………………..
III A. PENUTUP
III A. DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………











KATA PENGANTAR


Alhamdulillah, puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberi Penulis kekuatan dan kemudahan dalam menyelsaikan makalah ini sehingga dapat diselesaikan. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas ramadhan KWN, namun demikian semoga makalah ini tidak hanya bermanfaat bagi penulis namun juga bisa bermanfaat dan menambah wawasan bagi semua pihak.
Penulis menyadari bahwa makalah ini banyak mengalami kekurangan, karena itu penulis berharap masukan dari pembaca agar makalah ini menjadi lebih sempurna. Dalam kesempatan ini penulis ingin menguncapkan terima kasih kepada Kepala SMAN 3 BATUSANGKAR yang telah memberi Penulis kesempatan untuk mengabdikan diri di lingkungan SMAN3 BATUSANGKAR. Penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada teman - teman di SMAN3 BATUSANGKAR yang cukup memberi kehangatan persaudaraan.
Secara khusus, Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Martalius yang senantiasa memberi motivasi kepada Penulis untuk segera menyelesaikan makalah ini, semoga Allah membalas semua kebaikan beliau, amin.

Batusangakar, 13 September 2009,


Penulis




BAB I
PENDAHULUAN

I. A. LATAR BELAKANG

Globalisasi adalah suatu kata yang sangat populer bagi banyak orang pada saat ini. Segala sesuatu perubahan yang terjadi seakan semuanya dikatakan sebagai dampak dari globalisasi. Memang globalisasi sering menjadi buah bibir bagi semua orang, ada yang pro maupun ada yang kontra terhadap globalisasi itu sendiri. Namun mau tidak mau globalisasi tidak bisa dihindari.

Globalisasi merupakan sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, maupun di bidang politik dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.

Seperti yang telah diungkapkan oleh Petras dan Veltmeyer bahwa globalisasi menempati titik sentral dalam berbagai agenda intelektual dan politik yang menimbulkan pertanyaan-pertanyaan krusial tentang apa yang oleh banyak orang dipandang fundamental dan dinamis pada zaman kita ini, yakni sebuah epos perubahan yang menentukan. Oleh sebab itu kita sebagai pelajar hendaknya dapat mengetahui apa saja dampak globalisasi ini terhadap percaturan politik di negara kita ini


I. B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa makna globalisasi ?
2. Bagaimana dampak globalisasi terhadap politik di Indonesia ?
3. Apa langkah – langkah yang harus diambil dalam menghadapi globalisasi ?

I.C. BATASAN MASALAH

Untuk menjawab persoalan yang ada pada rumusan masalah perlu
pengkajian beberapa hal/pokok
1. Mengetahui hakikat dan makna globalisasi.
2. Mengidentifikasi dampak globalisasi terhadap percaturan politik Indonesia.
3. Menyusun dan mengidentifikasi langkah-langkah yang harus kita ambil dalam menghadapi dampak globalisasi terutama di bidang politik.

I. D. TUJUAN PENULISAN

1. Mengetahui hakikat globalisasi.
2. mengetahui dampak globalisasi terhadap percaturan politik di Indonesia
3. memenuhi tugas KWN


BAB II
ISI

II.A. APA MAKNA GLOBALISASI


Kebanyakan diskusi tentang globalisasi tertumpu kepada isu-isu ekonomi seolah-olah dimensi globalisasi yang lain seperti globalisasi kebudayaan dan globalisasi ilmu dan politik tidak penting. Oleh karena itu kita harus meluruskan persepsi lama tersebut. Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya.
Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat (wikipedia). Dan Globalisasi juga merupakan suatu proses yang mencakup keseluruhan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi adanya batas-batas yang mengikat secara nyata, sehingga sulit untuk disaring atau dikontrol.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yg pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.

II. B. DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERCATURAN POLITIK DI INDONESIA
Seperti yang telah disebutkan diatas, globalisasi tidak hanya meliputi bidang ekonomi, namun meliputi segala aspek kehidupan masyarakat. Aspek politik pun tidak luput dari globalisasi tersebut. Ketika mendengar ungkapan "politik global" yang ada di benak kita adalah percaturan perebutan kekuasaan, dan pengaruh di dunia global antara kekuatan-kekuatan besar di dunia. Percaturan tersebut kadang berupa proses politik yang melibatkan banyak negara, lembaga internasional dan kepentingan kelompok tertentu. Percaturan tersebut juga kadang terjadi dengan diwarnai pertempuran antar kekuatan militer yang menyimpan banyak kepentingan di belakangnya, seperti yang kita saksikan dalam pertempuran-pertempuran di Afghanistan dan Iraq. Seperti sebuah negara, dunia global telah mempunyai dinamika politiknya sendiri.
Bagi Indonesia sendiri banyak juga hal-hal positif yang bisa dirasakan oleh bangsa dari dinamika percaturan politik global saat ini, namun rasanya lebih banyak lagi dampak-dampak negatif yang telah dirasakan oleh bangsa kita, baik pemerintahnya maupun masyarakatnya. Bangsa kita lebih banyak menjadi korban percaturan politik global ataukah menjadi pemeran.
Rasanya sejauh ini bangsa kita lebih banyak menjadi korban dari pada menjadi pemeran dalam percaturan politk global.
Suatu contoh, belitan hutang luar negeri yang tidak kunjung lepas, nilai tukar mata uang kita yang terus terpuruk, perusahaan-perusahaan asing yang menguasai ladang-ladang mineral kita, tenaga kerja kita yang dibeli secara murah di luar negeri, aset-aset penting kita juga tidak sedikit yang dikuasai oleh kekuatan asing dan bahkan kebutuhan dasar seperti beras di negeri kita yang subur itu juga telah tergantung pada pasar asing. Di lain pihak bangsa kita juga ternyata sama sekali tidak tahan terhadap dengan kekuatan-kekuatan destruktif global seperti gerakan terorisme, sparatisme, radikalisme dan bahkan jaringan obat terlarang global. Ini menunjukkan betapa nasionalisme bangsa kita sebenarnya telah banyak terkikis oleh internasionalisme.

II. C. LANGKAH LANGKAH YANG PERLU DIAMBIL INDONESIA DALAM MENGHADAPI DAMPAK GLOBALISASI
Supaya Indonesia tidak hanya sebagai korban dalam arus globalisasi diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, dan itu berarti dimulai dari pendidikan yang memadai untuk membentuk tenaga manusia yang berpotensi, yang pertama untuk pengembangan ekononi negara karena diantara salah satu tuntutan globalisasi adalah daya saing ekonomi. Yang dari sini bila itu dapat terwujud akan memperkecil dependensi negara pada badan-badan moneter internasional, dengan begitu kebijakan otonomi nasional akan terwujud, dan apa yang disebut kesejahteraan rakyat, melalui pemerataan distribusi penghasilan, juga stabilitas nasional akan dapat terkedepankan. Dengan demikian pendidikan adalah permulaan yang penting demi menuju kemajuan suatu negara.




BAB III
KESIMPULAN


1. Terdapat berbagai macam makna demokrasi, namun intinya yaitu Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, politik, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.
2. Globalisasi tidak dapat dihindari dan tidak bisa untuk menolaknya.
3. Globalisasi mencakup semua aspek kehidupan.
4. Indonesia lebih sering menjadi korban dari globalisasi politik.
5. Pendidikan yang memadai sangat dibutuhkan dalam menghadapi era globalisasi.

III. A. PENUTUP
Demikianlah makalah ini kami susun semoga bermanfaat bagi kami dan bagi yang membacanya. Makalah ini tidak luput dari kesalahan, oleh karena itu kami mengharapakan saran dari berbagai pihak.

III. B. DAFTAR PUSTAKA
1. Http://id.wikipedia.org/wiki/globalisasi/

2. http://kamilia.blogspot.com

3. http://iscribs.com

4 komentar:

Ummul khair Itachi san mengatakan...

keren fid,,,,,,,,,,,,

Ummul khair Itachi san mengatakan...

keren fid,,,,,,,,,,,,

Anonim mengatakan...

wah bagus :) pas sama materi yang lagi saya cari hehehe izin copy buat tugas kwn ya boleh ga?

Hafid Rezando mengatakan...

kalo copas buat sumber juga yah..