Kamis, 29 September 2011

Dinamika Kelompok

a. Tahapan Pembentukan Kelompok

Perkembangan sebuah kelompok selalu berbeda satu dengan yang lainnya. Namun demikian, terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk membentuk sebuah kelompok. Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam pembentukan kelompok.

Forming. Forming adalah tahap orang berkumpul dan membentuk sebuah kelompok. Pada suatu kegiatan, tidak sedikit peserta yang mengikutinya karena penugasan. Kondisi seperti ini tidak jarang menimbulkan perasaan was-was maupun keraguan di hati peserta tersebut. Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul adalah “Apakah saya dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik?” atau “Apakah saya dapat berbaur dengan peserta yang lain?”. Seorang fasilitator diharapkan dapat memastikan bahwa setiap peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut merasa nyaman dengan lingkungan barunya tersebut. Berikan perhatian secara khusus kepada peserta. Berikan waktu kepada para peserta untuk saling mengenal satu sama lain. Pada kesempatan ini, fasilitator dapat pula menggunakan permainan yang memecah kekakuan (ice breaker).

Informing. Informing merupakan tahap dimana kelompok yang baru terbentuk tersebut diberi penjelasan tentang tujuan dari kegiatan yang akan diselenggarakan. Pada tahap ini biasanya akan didapati interaksi antaranggota karena setiap peserta mulai sadar bahwa mereka menuju pada tujuan yang sama. Seorang fasilitator biasanya akan mencari titik pijak yang sama, dan membentuk visi, misi, serta tujuan kelompok. Fasilitator diharapkan dapat menggunakan kegiatan pengenalan dan agenda yang jelas.

Storming. Pada tahap ini, pembangunan peran diantara masing-masing peserta mulai terbentuk. Storming merupakan fase yang sangat penting dalam dinamika kelompok, karena pada tahap ini akan terjadi tarik menarik, uji coba, bahkan konflik. Benturan antarpribadi sangat mungkin terjadi pada tahap ini – bahkan benturan antara peserta dengan pemimpin kelompok. Seorang fasilitator diharapkan dapat memberikan dukungan kepada seluruh kelompok. Dengan mengembangkan dan menggunakan teknik-teknik fasilitasi, fasilitator juga perlu senantiasa mengingatkan peserta akan tujuan dan norma-norma kelompok. Usahakan agar fasilitator dapat menjaga terjadinya keterbukaan dan mendorong setiap peserta untuk mengatasi konflik yang terjadi.

Norming. Tahapan ini merupakan tahap stabilisasi dimana aturan, ritual, dan prosedur telah ditetapkan dan diterima oleh seluruh peserta. Peserta telah menyepakati identitas perasn sehingga terciptanya suasana kebersamaan. Jalan menuju kemajuan disepakati dan disetujui bersama. Fasilitator diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menghaluskan proses. Jika diperlukan, perbaiki atau sesuaikan norma yang ada, untuk kemudian diserahkan kembali implementasinya kepada kelompok.

Mourning. Mourning merupakan tahap akhir dari proses pembentukan sebuah kelompok. Pada tahapan ini, seluruh tugas telah selesai dikerjaan dan tujuan utama pembentukan kelompok sudah terpenuhi. Siklus kehidupan kelompok secara resmi telah berakhir. Terkadang muncul rasa sedih diantara peserta. Sebagian mulai memikirkan tugas lain yang telah menanti. Fasilitator yang baik diharapkan dapat membantu peserta dalam mempersiapkan masa transisi dari pembentukan kelompok menuju bubarnya kelompok. Pastikan bahwa ada semacam ‘ritual’ perpisahan, baik secara individu maupun secara kelompok.

Transforming. Pada tahapan ini, tim telah menjadi dinamis karena pembentukan kelompok sudah terjadi dan mulai ada perubahan baik di masing-masing peserta maupun pada kelompok secara keseluruhan. Sebagai seorang fasilitator, diharapkan dapat menunjukkan dukungan dan rasa percaya kepada kelompok. Hargai perubahan yang terjadi dengan memberikan pujian. Yang perlu diingat adalah sebaiknya pujian yang diberikan tidak berlebihan.

b. Keunikan Kelompok

Yang menarik adalah setiap kelompok selalu memiliki dinamikanya sendiri. Menyikapi hal tersebut, seorang fasilitator sebaiknya dapat berperan sebagai penyeimbang – balancer – agar dinamika kelompok dapat mencapai hasil yang diinginkan – performing. Untuk menyeimbangkan dinamika kelompok, fasilitator perlu mengkombinasikan berbagai teknik fasilitasi seperti menyimak, mengamati, bertanya, probing, menyimpulkan, mengelola perbedaan pendapat, maupun memberikan dorongan – encouraging. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu fasilitator membangun kelompok, antara lain adalah belajar memahami sebanyak mungkin karakter dan sifat-sifat individu ketika ia menjadi anggota kelompok; membentuk kelompok diskusi yang kecil sehingga memungkinkan setiap anggota menyumbangkan pikiran dengan bebas; serta jangan sungkan untuk meminta bantuan seseorang di luar kelompok jika diperlukan.

Dalam sebuah kegiatan kelompok, sangat penting bagi seorang fasilitator untuk melakukan identifikasi secara cepat mengenai perilaku konstruktif serta karakteristik masing-masing peserta. Identifikasi ini akan memudahkan fasilitator dalam mengorganisir dinamika dalam kelompok. Berikut ini adalah beberapa perilaku konstruktif, ciri-cirinya, serta karakter dan intervensi yang dapat dilakukan oleh fasilitator.

Perilaku Konstruktif
Inisiator. Peserta ini memiliki ciri-ciri selalu aktif mengusulkan gagasan baru untuk didiskusikan serta selalu muncul dengan pendekatan baru untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul.
Pemberi opini. Peserta ini biasanya menyampaikan pandangan yang relevan dan siap menawarkan solusi.
 Pembangun. Peserta ini biasanya mengembangkan pandangannya dari pendapat orang lain yang terlebih dahulu telah disampaikan.
Pemberi klarifikasi. Dicirikan dengan selalu memberikan contoh-contoh relevan, menawarkan alasan, mencari pengertian dan pemahaman, melakukan klarifikasi atas masalah.
Penguji. Biasanya selalu mengangkat pertanyaan-pertanyaan untuk ‘menguji’ apakah kelompok sudah siap mengambil keputusan.
Pembuat kesimpulan. Peserta ini biasanya melakukan review atas diskusi dan menyimpulkannya.
Penantang. Selalu menantang kelompok agar berpikir krtitis tentang gagasan mereka sendiri.
Pereda ketegangan. Peserta tipe ini biasanya senantiasa menggunakan humor atau meminta rehat pada saat-saat yang tepat.
Pencari kompromi. Ia biasanya mengalah sewaktu dibutuhkan agar kelompok dapat melangkah maju.

Pencipta keharmonisan. Peserta seperti ini biasanya selalu membantu menciptakan suasana harmonis.
Pemberi semangat. Ia selalu memberi semangat kepada yang lain, bersikap ramah dan memuji.
Penjaga gawang. Ia menjaga agah komunikasi berjalan lancar dan mendorong partisipasi.
Karakter peserta dan intervensi yang dapat dilakukan guna menjaga dinamika kelompok

Pendiam. Orang pendiam harus dihargai apapun bentuk partisipasi mereka. Pada saat di luar ruang pertemuan, berikan semangat. Berikan umpan balik pribadi secara tersendiri. Berikan kesempatan memperoleh materi sebelumnya agar dapat mempersiapkan diri. Luangkan waktu bersama. Bersabarlah. Undang bicara dan cari tahu bagaimana pemahamannya atas isi pertemuan. Dorong kelompok agar membantunya belajar. Bentuklah kelompok diskusi kecil.

Agresif. Cari penyebabnya dan hilangkan jika memungkinkan. Berikan umpan balik. Ubah komposisi kelompok. Ingatkan kelompok tentang norma belajar. Hadapi perilakunya ketika terjadi dan perkuat perilaku lain ketika terjadi. Bentuk kelompok alternatif non-agresif. Diskusikan akibat perilakunya dengan seluruh anggota kelompok.

Dominatif. Luangkan waktu, berikan umpan balik. Catat tingkat partisipasinya. Buat kelompok dengan anggota yang memiliki karakteristik serupa. Undang agar ikut bertanggung jawab atas peran peserta yang lain. Kembangkan sikap asertif terhadap orang lain.

Menarik diri. Cari alasannya. Berikan peran padanya saat memberikan tugas kepada kelompok. Perkuat, berikan semangat. Dukung partisipasinya dan berikan tanggung jawab khusus. Tempatkan pada kelompok yang mau memberikan dukungan. Terima keputusannya dan bersabarlah. Dorong terus partisipasinya.

Pelawak. Ingatkan kelompok akan manfaat dan penyalahgunaan humor. Hadapi perilakunya. Berikan umpan balik – beri waktu agar bisa berubah. Dukung perilaku peserta yang berbeda dengan perilaku orang ini.

Penyendiri. Tunjukkan sikap menerima. Berikan umpan balik jika sesuai. Berikan dukungan khusus. Alokasikan peran atau tanggung jawab khusus. Dukung – ciptakan kesempatan untuk meraih penghargaan.

dikutip sepenuhnya dari: http://www.itpipopular.org

Sabtu, 10 September 2011

VISIT JAMBI !!!

OLEH : KAROLIN ANGGELINA

Di wilayah Kota Jambi, obyek wisata yang ada lebih banyak didominasi oleh obyek wisata buatan seperti taman rekreasi, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta; museum & situs peninggalan bersejarah; wisata budaya, belanja & wisata kuliner; serta hiburan rekreasional lainnya yang umumnya terdapat di wilayah perkotaan. Sementara obyek wisata alam lebih banyak terdapat di kawasan kabupaten di dalam Provinsi Jambi.

Sebagian besar obyek wisata di Jambi saat ini belum semuanya dapat dikelola dengan baik oleh Pemerintah, walaupun usaha ke arah itu terus dilakukan, terutama dalam pengelolaan situs/obyek peninggalan bersejarah, obyek wisata alam dan hutan lindung beserta isinya
Oleh karena keterbatasan Pemerintah tersebut, diharapkan masyarakat berperan aktif untuk menjaga kelestarian dan keindahan dari obyek-obyek wisata yang ada, agar semua pusaka alam Jambi dapat terus dinikmati & memberi manfaat bagi dari generasi ke generasi.

Beberapa obyek wisata di Kota Jambi yang layak anda kunjungi, antara lain :
..::: Taman Mini Jambi & Taman Rimba :::..
Kawasan obyek wisata budaya, taman rekreasi dan sarana olahraga.
1. Lokasi : Jl. Sunaryo, Kecamatan Jambi Selatan, 7 km dari pusat kota dan 500 m dari Bandara Sultan Taha
2. Wisata : Taman hiburan dan rekreasi seluas 18 ha
3. Fasilitas : - Rumah adat dari 6 kabupaten-kota se-Provinsi Jambi
- Bangunan gedung permanen
- Stadiun terbuka dengan sistem penerangan
- Tempat parkir luas
- Terdapat pintu masuk (gapura) & dikelilingi pagar
- Kebun binatang & taman, dengan flora & fauna yang dilindungi
4. Keterangan : Merupakan kawasan yang pernah digunakan untuk penyelenggaraan MTQ Nasional ke-18 tahun 1997, setelahnya biasa digunakan sebagai pusat kegiatan perayaan event-event penting baik oleh pemerintah maupun swasta

..::: Tanggo Rajo :::..

Kawasan di depan Rumah Dinas Gubernur yang berada di pinggir Sungai Batanghari, merupakan kawasan dengan panorama dan pusat jajanan murah
1. Lokasi : Kawasan di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jl. Sultan Taha, Kecamatan Pasar Jambi
2. Wisata : Wisata kuliner dan panorama dari tepi Sungai Batanghari
3. Fasilitas : - Area pusat jajanan yang tertata rapi
- Jalan aspal & tangga hingga ke pinggir sungai Batanghari
4. Keterangan : Merupakan kawasan yang sering dikunjungi sebagai tempat rekreasi keluarga menikmati panorama sungai Batanghari, memancing, atau menikmati jajanan di sepanjang jalan raya di pinggir sungai. Dari Tanggo Rajo inilah tiap tahun Gubernur melambaikan bendera start dalam event tahunan Lomba Perahu Tradisional, dalam rangka HUT RI, 17 Agustus.

..::: Hutan Kota Mayang Mangurai - Jambi :::..

Kawasan agro wisata, rekreasi dan sarana outbound serta perkemahan
1. Lokasi : Kecamatan Kota Baru, 7 km dari pusat kota
2. Wisata : Hutan kota seluas 10 ha di Paal 10 dan 10 ha di Paal 11
3. Fasilitas : - Bangunan pendopo peristirahatan dilengkapi toilet
- Tempat parkir luas
- Taman, dengan flora & fauna yang dilindungi
- Kolam luas
4. Keterangan : Merupakan kawasan yang digunakan sebagai pusat konservasi hutan kota, pengembangan bibit gaharu yang dikelola oleh Kantor Kehutanan Kota Jambi, wisata outbound, & taman rekreasi keluarga. Lokasi tidak jauh dari pusat kota.

..::: Gelora (Gelanggang Olah Raga) Kota Baru Jambi :::..

Gedung olahraga dan kegiatan olahraga lainnya, serta pentas pagelaran musik, baik di dalam maupun di luar ruangan
1. Lokasi : Jl. H. Agus Salim, Kecamatan Kota Baru, 6 km dari pusat kota
2. Wisata : Olahraga dan kegiantan kesenian
3. Fasilitas : - Bangunan gedung olah raga diatas area seluas 40.884 m²
- Tempat parkir luas
- Taman, lapangan sepakbola mini
- Dojo Judo disebelahnya, gedung Senam didepannya
4. Keterangan : Merupakan kawasan yang digunakan sebagai pusat kegiatan berbagai cabang olahraga, seperti Tarung Drajad, Judo, Senam, Jogging maupun kegiatan lain seperti pagelaran seni, dll. Lapangan terbukanya sering digunakan untuk berbagai acara seperti pentas musik, otomotif dll.

..::: Kolam Renang Tepian Rajo - Kota Baru Jambi :::..

Kolam renang standard international
1. Lokasi : Jl. Kapt. Sujono, Kecamatan Kota Baru, 6 km dari pusat kota
2. Wisata : Renang, polo air dan water boom
3. Fasilitas : - Kolam renang standard international & kolam anak-anak
- Tempat parkir luas & taman, luas area 3 ha
- Water boom mini
4. Keterangan : Merupakan kolam renang yang digunakan sebagai pusat kegiatan cabang olahraga renang dan polo air. Rutin digunakan berbagai sekolah di Kota Jambi sebagai tempat latihan renang. Pada hari libur selalu dipenuhi pengunjung terutama anak-anak di fasilitas water boomnya.

..::: Taman Ria Remaja - Kota Baru Jambi :::..

Taman rekreasi dan tempat pagelaran seni yang sering digunakan oleh pelajar se-kota Jambi
1. Lokasi : Jl. H. Agus Salim, Kecamatan Kota Baru, 4 km dari pusat kota
2. Wisata : Taman rekreasi dan pentas pertunjukan
3. Fasilitas : - Taman rekreasi seluas 2 ha yang rimbun oleh pepohonan,
sering digunakan pula sebagai pentas seni
- Tempat parkir luas & taman
4. Keterangan : Sering digunakan berbagai sekolah di Kota Jambi sebagai tempat pagelaran tari, musik, pertandingan kesenian, dll.

..::: Taman Anggrek Sri Soedewi :::..

Taman pengembangan tanaman anggrek, baik lokal maupun anggrek Nusantara
1. Lokasi : Jl. A. Yani, Kecamatan Telanaipura, 6 km dari pusat kota
2. Wisata : Taman botani dan rekreasi
3. Fasilitas : -

- Taman rekreasi seluas 25.056 m² yang rimbun oleh pepohonan, dan berbagai jenis anggrek yang dikembangkan di taman ini.
Kantin, kolam ikan, dll.
4. Keterangan : Anggrek merupakan kekayaan flora yang dimiliki Indonesia, bunga yang tumbuh di hutan hujan tropis ini diduga masih banyak terdapat di pedalaman Jambi.

..::: Taman Mayang Mangurai - Telanaipura :::..

Di taman ini terdapat Rumah Adat Jambi, Kajanglako, dan perlengkapan adat
1. Lokasi : Jl. Atmadibrata, Kecamatan Telanaipura, 6 km dari pusat kota
2. Wisata : Taman dengan bangunan Rumah Adat Jambi, Kajanglako. Didalamnya terdapat koleksi peralatan pengantin Jambi dan pakaian adat kabupaten kota se-Provinsi Jambi
3. Fasilitas : -

- Taman yang penuh pepohonan dengan bangunan Rumah Adat Jambi, berada diatas area seluas 0,75 ha.
Tepat berada disebelah Kantor Gubernur Jambi, dan masih berada dalam kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi.
4. Keterangan : Taman ini bersebelahan dengan Kantor Gubernur dan berhadapan dengan Kantor DPRD Provinsi Jambi yang megah. Di dalam Rumah Adat tersimpan koleksi perlengkapan adat-istiadat Jambi

..::: Sanggar Batik & Kerajinan PKK Provinsi Jambi :::..

Tempat pemasaran berbagai kerajinan karya ibu-ibu PKK se-Provinsi Jambi
1. Lokasi : Jl. Sri Soedewi, Kecamatan Telanaipura, 4 km dari pusat kota
2. Wisata : Merupakan tempat pemasaran berbagai macam batik khas Jambi, tenun Songket Jambi, sulaman benang emas, kerajinan anyaman rotan/bambu, ukiran kayu, perhiasan batu-batuan, bros dari sisik ikan dan berbagai macam hasil kerajinan khas Jambi. Sanggar ini dikelola PKK Provinsi Jambi sebagai tempat pelatihan membatik dan kerajinan tangan lainnya. Buka setiap hari pada jam 09.00 - 16.00 WIB

..::: Dekranasda Jambi :::..

Tempat pemasaran berbagai kerajinan karya pengrajin se-Provinsi Jambi
1. Lokasi : Jl. Sudirman (depan Mapolda) Kecamatan Jambi Selatan, 4 km dari pusat kota
2. Wisata : Merupakan tempat pemasaran berbagai macam batik khas Jambi, kerajinan anyaman rotan/bambu, ukiran kayu dari Betung, perhiasan batu-batuan dan berbagai macam hasil kerajinan khas Jambi. Selain itu juga tersedia produk makanan & minuman khas Jambi seperti, kopi, teh kayu aro, dodol nanas tangkit, keripik dan dodol kentang Kerinci, dll.

..::: Pasar Keramik :::..

Pasar penjualan keramik & kristal hiasan
1. Lokasi : Jl. Sisingamangaraja, belakang bioskop Mega, Pasar Jambi
2. Wisata : Merupakan tempat pemasaran berbagai macam jenis keramik, kristal hias & barang-barang import lainnya

..::: Obyek Wisata Danau Sipin :::..

Wilayah dengan wisata alam berupa kawasan perairan yang mengelilingi sebuah pulau (Pulau Pandan).
1. Lokasi : Kecamatan Telanaipura, 4-7 km dari pusat kota dan 10 km dari Bandara Sultan Taha
2. Wisata : Kawasan dengan panorama alam seluas 200 ha dengan pulau seluas 89,2 ha. Tempat pemancingan & budidaya ikan.
3. Keterangan : Hotel Ratu (bintang 4) & Batanghari Restaurant terdapat salah satu sisinya

..::: Obyek Wisata Danau Teluk :::..

Wilayah dengan wisata alam berupa kawasan perairan yang menjadi tempat budidaya ikan air tawar secara tradisionil
1. Lokasi : Kecamatan Danau Teluk, 12 km dari pusat kota melalui Jembatan Aur Duri (3 km di seberang Kota Jambi)
2. Wisata : Kawasan dengan panorama alam dan perairan. Tempat pemancingan & budidaya ikan (keramba).
3. Keterangan : Terletak di Jambi Kota Seberang, dan telah terdapat jalan aspal menuju lokasi.

..::: Mesjid Agung Al-Falah :::..

Mesjid ini memiliki banyak tiang & tidak berdinding, sehingga lebih dikenal sebagai "Mesjid Seribu Tiang".
1. Lokasi : Jl. Sultan Taha, Kecamatan Telanaipura, bersebelahan dengan Pusat Pendidikan Islam Al-Falah, Museum Perjuangan & IPAL Benteng
2. Wisata : Wisata keagamaan, mesjid ini adalah mesjid terbesar di Kota Jambi & menjadi pusat kegiatan dan dakwah Islam. Pada masa lalu diduga merupakan pusat Kesultanan Jambi (Kampung Gedang Tanah Pilih)

..::: Kompleks Makam Rajo-rajo Jambi :::..
Wilayah pemakaman kuno yang dikeramatkan penduduk setempat
1. Lokasi : Kecamatan Telanaipura, 4 km dari pusat kota
2. Wisata : Di tempat ini dimakamkan isteri Sultan Thaha Syaifuddin, Raden Mattaher, dll.

..::: Makam Datuk Sintai :::..

Makam kuno yang dikeramatkan penduduk setempat
1. Lokasi : Kampung Pecinan, Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, 15 km dari pusat kota melalui Jembatan Aur Duri
2. Wisata : Makam kuno yang dikeramatkan, terletak di Jambi Kota Seberang

..::: Kampung Raja :::..

Taman Rekreasi & Restaurant yang merupakan usaha swasta
1. Lokasi : Jalan lintas lingkar barat, dekat Terminal Alam Barajo, Simpang Rimbo
2. Wisata : Selain restaurant & taman rekreasi (terdapat danau buatan & tempat pemancingan didalamnya), juga tersedia sarana outbound